Menggali kecerdasan budaya sebagai fondasi desain di era kecerdasan artifisial.
IDEALab adalah laboratorium riset di FSRD ITB yang mempertemukan kembali akar budaya Nusantara dengan cara berpikir desain kontemporer — sebelum keduanya tercerabut oleh kecepatan otomasi.
Latar belakang dan alasan berdirinya IDEALab.
Bukan lab yang lahir dari tren, tapi dari kegelisahan atas arah pendidikan desain di tengah percepatan kecerdasan artifisial.
"Menggali kecerdasan budaya sebagai fondasi desain di era kecerdasan artifisial." — Manifesto IDEALab
IDEALab didirikan sebagai respons terhadap kebutuhan akan ruang riset yang secara sengaja menautkan kearifan budaya dengan cara kerja desain masa kini — termasuk desain yang kini banyak dibantu oleh sistem kecerdasan artifisial.
Alih-alih membangun narasi "estetika komunitas" yang umum dipakai, IDEALab secara sadar memilih istilah "estetika warga" — sebuah posisi yang menegaskan bahwa kecerdasan budaya bukan milik komunitas eksklusif, melainkan milik warga secara luas, dan karenanya layak menjadi fondasi berpikir desain di ITB.
Arah ini juga selaras dengan semangat "kampus berdampak" — bahwa riset desain semestinya bisa diuji langsung di lapangan, bukan berhenti di ruang kelas.
Tim inti yang menggerakkan IDEALab.
Lintas disiplin desain dan sains — disatukan oleh keingintahuan yang sama terhadap akar budaya.
Dwinita Larasati
Roby Muhamad
Dwi Santoso
Muhammad Yahya
IDEALab digerakkan oleh tim peneliti di ITB, berkolaborasi lewat lintas disiplin, lembaga, dan organisasi.
Dua jalur kerja: riset terapan dan riset eksploratif.
Sebagian diuji langsung di desa wisata, sebagian lain menelusuri pertanyaan yang lebih menggantung.
Konsep Gerakan Kebersihan (Riset Berjalan)
Konsep narasi gerakan kebersihan berbasis komunikasi warga, tanpa biaya untuk mengubah wajah desa menjadi destinasi wisata, lewat kebersihan, kerapian, dan pemulihan ruang publik. Menjadi pilot riset terapan pertama IDEALab, diajukan ke Dekan FSRD ITB, dan diselaraskan dengan program "Sasapu Bandung" milik Gubernur Jawa Barat.
Satunisasi (Riset Awal)
Desain anjungan sanitasi standar–modular, untuk desa wisata — sistem desain toilet modular yang terinspirasi efisiensi ruang toilet pesawat dan kereta. Sebagai jawaban atas kebutuhan fasilitas sanitasi dasar yang timpang antar desa wisata.
Pemanfaatan Ruang Desa
Riset perdana IDEALab yang menelusuri pemanfaatan ruang kosong di Temanggung, yang berhasil diubah menjadi tempat "Pasar Papringan". Pemanfaatan ruang terbuka kosong yang terbengkalai di pedesaan untuk kemudian dimanfaatkan sebagai fungsi bersama masyarakat desa.